1. 1. Kekurangan dan Kelebihan masing-masing sektor
-
Sektor Pertanian
Kelebihan :
memiliki elastisitas permintaan yang rendah, artinya harga berubah berapapun
orang akan tetep membeli produk pertanian
Kekurangan : produksi nya konstan, sangat sulit ditingkatkan
dan memiliki investasi yang mahal
-
Sektor Jasa
Kelebihan :
dapat meraih keuntungan tinggi dengan frekuensi aktivitas yang lebih sering
Kekurangan :
pada pasar persaingan sempurna, tiap orang akan berkompetisi untuk menurunkan
harga serendah mungkin, hal ini karena elastisitas permintaan yang tinggi, atau
saat harga berubah sedikit maka permintaan akan berubah drastis
-
Sektor Industri
Kelebihan :
Merupakan salah satu penopang perekonomian bangsa karena skala nya yang sangat
besar, mengurangi pengangguran, transfer teknologi
Kekurangan
: investasi yang tinggi, dan sangat
sensitif terhadap kondisi makro seperti deflasi
2.
Hubungan antara pembangunan dangan perubahan struktur ekonomi
Menurut pendapat saya pembangunan tanpa adanya perubahan struktur ekonomi tentu
tidak bisa. Karena dari masa ke masa pasti akan terjadi perubahan dan sifatnya
dinamis. Setiap pergantian kepemerintahan suatu negara pasti juga akan
mengalami perubahan, karena pemerintah yang baru akan merevaluasi atau
mengoreksi pembangunan yang terjadi pada masa sebelumnya dan terjadilah
perubahan.
Dalam
pembangunan akan terjadi perubahan struktur ekonomi di suatu negara. Yang
dimaksud dengan struktur ekonomi adalah pembagian dua bidang ekonomi. Pertama,
ada yang membaginya berdasarkan tiga sektor bidang yang berbeda
yaitu sektor pertanian, sektor industri, sektor jasa. Bidang kedua berdasarkan
sektor yang utama sampai dengan sektor pelengkap yaitu sektor primer yang
terdiri atas pertanian, kehutanan perikanan dan pertambangan; sektor sekunder
yang terdiri atas bidang pengangkutan dan perhubungan, pemerintahan,
perdagangan, dan jasa-jasa perseorangan.
Teori
perubahan struktural menitik beratkan pembahasan pada mekanisme transformasi
ekonomi yang dialami oleh Negara berkembang, yang semula lebih bersifat
subsisten dan menitikberatkan pada sektor pertanian menuju ke struktur
perekonomian yang lebih modern dan didominasi oleh sektor-sektor non
primer.
3.
Pembangunan yang hanya mengejar pertumbuhan tanpa menghiraukan kelestarian
lingkungan
Menurut pendapat saya seharusnya tidak boleh hanya melakukan pembangunan untuk mengejar pertumbuhan dengan tidak menghiraukan kelestarian linkungan. Jika ingin melakukan pembangunan patutlah kita memikirkan resiko yang akan timbul atau dampaknya pada lingkungan. Memang kita harus mengejar pembangunan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan. Tumbuhnya pabrik-pabrik lokal maupun asing di Indonesia juga berdampak pada bertambahnya lapangan pekerjaan sehingga pertumbuhan ekonomi pun otomatis juga akan meningkat. Tapi yang mengecewakan ketika beberapa pabrik-pabrik tersebut tidak menghiraukan kelestarian lingkungan alam dengan membuang limbah cair ke sungai tanpa proses pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan. Hal ini akan merugikan manusia dan juga ekosistem di sekitar lingkungan tersebut. Salah satu hal yang diupayakan pemerintah dalam mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan cara memusatkan pabrik-pabrik dalam satu kawasan yang disebut kawasan industri. Di Indonesia ada banyak kawasan industri, misalnya kawasan industri gresik, kawasan industri rungkut dan masih banyak lagi. Langkah ini dirasa efektif dalam mengurangi kerusakan lingkungan alam karena industri-industri besar dipusatkan dalam satu wilayah dan otomatis polusi yang dihasilkan tidak akan menyebar samppai permukiman penduduk. Biasanya suatu kawasan industri dilengkapi oleh sistem pengolah limbah, jadi dengan adanya sistem tersebut dampak negatif tersebut bisa diminimalkan.
daftar pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar