Rabu, 25 September 2019

Bagaimana cara menyiapkan wawancara secara online/offline


Sebelum kita membahas lebih dalam cara wawancara yang baik dan benar perlu kita ketahui dahulu pengertian dari wawancara itu sendiri. Wawancara dalam bahasa Inggris yaitu  interview yang artinya percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Wawancara memiliki tujuan untuk mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai yaitu narasumber.

Ada beberapa hal-hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan wawancara tersebut diantaranya :
1.       Kita harus menghubungi terlebih dahulu orang yang akan kita wawancarai, baik secara langsung mendatangi orang tersebut maupun tidak langsung seperti melalui telepon dan pastikan kesediaannya untuk diwawancarai seperti kapan, di mana, pukul berapa, narasumber tersebut bersedia untuk diwawancarai.
2.       Persiapkan alat-alat yang nanti akan dibutuhkan saat mewawancara seperti buku, alat tulis, ataupun rekaman pada saat mewawancarai.
3.       Kita harus menguasai masalah yang akan ditanyakan. Persiapkan daftar pertanyaan secara baik dengan memperhatikan 6 unsur berita, yaitu 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana) hubungkan sesuai dengan pokok-pokok masalah yang akan ditanyakan dalam wawancara. Pada saat kegiatan wawancara berlangsung usahakan tidak terlalu bergantung pada pertanyaan yang telah disusun.
4.       Perhatikan cara berpakaian, gaya bicara, dan sikap agar menimbulkan kesan yang simpatik. Berikan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu sesuai perjanjian.
Kegiatan wawancara sebenarnya menjadi efektif dan efisien apabila kita mengetahui teknik dan rencana wawancara yang benar. Teknik wawancara memiliki banyak macamnya. Jika kita melakukan wawancara terhadap seseorang, kita dapat memakai teknik individual atau perorangan. Kegiatan wawancara ini bisa berbeda bergantung kepada orang, tempat, waktu, dan hal yang mau dibicarakannya.
Dalam proses rekruitmen di era digital seperti sekarang ini, nggak jarang perusahaan melakukan wawancara jarak jauh melalui online dengan para kandidat yang berada di luar kota atau bahkan negara lain. Biasanya, perusahaan yang melakukan wawancara online bukanlah perusahaan sembarangan dan umumnya berskala multinasional. Selain lebih menghemat waktu dan biaya, cara ini juga digunakan untuk menjaring lebih banyak kandidat dari segala pelosok daerah. Skype merupakan media komunikasi online yang sering dimanfaatkan pihak perusahaan untuk melakukan wawancara jarak jauh. Meski nggak tatap muka, bukan berarti wawancara online ini lebih mudah diakali. Justru akan ada banyak tantangan dan gangguan yang bisa saja mengganggu kelancaran wawancara. Ada beberapa tips agar wawancara online bisa berjalan lancar :
1.       Pastikan kestabilan koneksi internet juga peralatan pendukung lain dalam keadaan baik untuk mencegah gangguan teknis komunikasi
Koneksi internet adalah hal paling utama yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan wawancara online. Internet yang digunakan mungkin nggak ada masalah untuk browsing dan berselancar di media sosial, tapi apakah cukup lancar untuk video call? Berikan kesan profesional dengan menyiapkan peralatan presentasi sebaik mungkin. Seperti misalnya gadget yang digunakan, aplikasi pendukung video call, speaker atau headset, kamera, pencahayaan, dan pengaturan lain yang memengaruhi proses video call.
2.       Pilihlah tempat yang mendukung, memiliki background  untuk wawancara yang bagus dan nggak gaduh
Kamu boleh memilih tempat manapun untuk dimanfaatkan sebagai background wawancara, namun pastikan tempat tersebut rapi dan jauh dari keramaian. Hindari public access seperti restoran atau kafe karena asumsinya akan ada banyak gangguan yang berpotensi mengalihkan perhatian dan menghambat proses wawancara.
3.       Tetap perhatikan penampilan dengan mengenakan busana formal yang mencerminkan seorang pekerja
Sesuaikan pakaianmu dengan karakter perusahaan tersebut. Jangan mentang-mentang kamu melakukan wawancara online dari rumah, lantas kamu menggunakan kaus atau busana kasual. Demi mendapatkan kesan profesional, sebaiknya gunakan baju formal layaknya busana wawancara secara tatap muka. Kamu harus tetap berdandan, berbusana rapi, sopan dan formal. Gunakan atasan berwarna netral dan nggak terlalu mencolok seperti putih, abu-abu, cream, atau biru muda.
4.       Posisikan diri sebaik mungkin mulai dari tampilan di kamera hingga bahasa tubuh yang juga akan dinilai oleh pewawancara
Pastikan posisi kamera sudah benar dan membuat wajah terlihat dengan jelas. Posisikan kamera agar pas dengan wajah dan memperlihatkan kesan profesional di dalam dirimu. Usahakan agar pewawancara bisa melihatmu setengah badan atau sebatas siku. Duduklah dengan tegak dan tenang, jangan terlalu dekat dengan kamera.
5.       Lihatlah ke arah kamera, bukan melihat wajah pewawancara atau justru sibuk memerhatikan diri sendiri di layar kamera
Kebanyakan orang menatap lawan bicaranya di layar komputer mereka. Padahal, untuk melakukan imitasi kontak mata dalam percakapan video call, kamu harus menatap ke arah kamera komputermu. Apalagi jika kamu terlalu sibuk memandangi diri sendiri di pojok layar komputer. Selain pewawancara akan menilaimu narsis, terlalu sering memandangi diri sendiri juga akan membuatmu menjadi kurang konsentrasi dalam melakukan presentasi atau menjawab pertanyaan. Boleh sesekali memandang diri sendiri untuk mengoreksi posisi, namun lebih banyaklah menatap pewawancara ke arah kamera.
Referensi :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar