Sebelum kita membahas lebih dalam cara wawancara yang baik
dan benar perlu kita ketahui dahulu pengertian dari wawancara itu sendiri.
Wawancara dalam bahasa Inggris yaitu
interview yang artinya percakapan antara dua orang atau lebih dan
berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Wawancara memiliki tujuan untuk
mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan
pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai yaitu
narasumber.
Ada beberapa hal-hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan
wawancara tersebut diantaranya :
1.
Kita harus menghubungi terlebih dahulu orang
yang akan kita wawancarai, baik secara langsung mendatangi orang tersebut
maupun tidak langsung seperti melalui telepon dan pastikan kesediaannya untuk
diwawancarai seperti kapan, di mana, pukul berapa, narasumber tersebut bersedia
untuk diwawancarai.
2.
Persiapkan alat-alat yang nanti akan dibutuhkan
saat mewawancara seperti buku, alat tulis, ataupun rekaman pada saat
mewawancarai.
3.
Kita harus menguasai masalah yang akan
ditanyakan. Persiapkan daftar pertanyaan secara baik dengan memperhatikan 6
unsur berita, yaitu 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan
bagaimana) hubungkan sesuai dengan pokok-pokok masalah yang akan ditanyakan
dalam wawancara. Pada saat kegiatan wawancara berlangsung usahakan tidak
terlalu bergantung pada pertanyaan yang telah disusun.
4.
Perhatikan cara berpakaian, gaya bicara, dan
sikap agar menimbulkan kesan yang simpatik. Berikan kesan yang baik, misalnya
datang tepat waktu sesuai perjanjian.
Kegiatan wawancara sebenarnya menjadi efektif dan efisien
apabila kita mengetahui teknik dan rencana wawancara yang benar. Teknik
wawancara memiliki banyak macamnya. Jika kita melakukan wawancara terhadap
seseorang, kita dapat memakai teknik individual atau perorangan. Kegiatan
wawancara ini bisa berbeda bergantung kepada orang, tempat, waktu, dan hal yang
mau dibicarakannya.
Dalam proses rekruitmen di era digital seperti sekarang ini,
nggak jarang perusahaan melakukan wawancara jarak jauh melalui online dengan
para kandidat yang berada di luar kota atau bahkan negara lain. Biasanya,
perusahaan yang melakukan wawancara online bukanlah perusahaan sembarangan dan
umumnya berskala multinasional. Selain lebih menghemat waktu dan biaya, cara
ini juga digunakan untuk menjaring lebih banyak kandidat dari segala pelosok
daerah. Skype merupakan media komunikasi online yang sering dimanfaatkan pihak
perusahaan untuk melakukan wawancara jarak jauh. Meski nggak tatap muka, bukan
berarti wawancara online ini lebih mudah diakali. Justru akan ada banyak
tantangan dan gangguan yang bisa saja mengganggu kelancaran wawancara. Ada
beberapa tips agar wawancara online bisa berjalan lancar :
1.
Pastikan kestabilan koneksi internet juga
peralatan pendukung lain dalam keadaan baik untuk mencegah gangguan teknis komunikasi
Koneksi internet adalah hal paling utama
yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan wawancara online. Internet yang
digunakan mungkin nggak ada masalah untuk browsing dan berselancar di media
sosial, tapi apakah cukup lancar untuk video call? Berikan kesan profesional
dengan menyiapkan peralatan presentasi sebaik mungkin. Seperti misalnya gadget
yang digunakan, aplikasi pendukung video call, speaker atau headset, kamera,
pencahayaan, dan pengaturan lain yang memengaruhi proses video call.
2.
Pilihlah tempat yang mendukung, memiliki
background untuk wawancara yang bagus
dan nggak gaduh
Kamu boleh memilih tempat manapun untuk
dimanfaatkan sebagai background wawancara, namun pastikan tempat tersebut rapi
dan jauh dari keramaian. Hindari public access seperti restoran atau kafe
karena asumsinya akan ada banyak gangguan yang berpotensi mengalihkan perhatian
dan menghambat proses wawancara.
3.
Tetap perhatikan penampilan dengan mengenakan
busana formal yang mencerminkan seorang pekerja
Sesuaikan pakaianmu dengan karakter
perusahaan tersebut. Jangan mentang-mentang kamu melakukan wawancara online
dari rumah, lantas kamu menggunakan kaus atau busana kasual. Demi mendapatkan
kesan profesional, sebaiknya gunakan baju formal layaknya busana wawancara
secara tatap muka. Kamu harus tetap berdandan, berbusana rapi, sopan dan
formal. Gunakan atasan berwarna netral dan nggak terlalu mencolok seperti
putih, abu-abu, cream, atau biru muda.
4.
Posisikan diri sebaik mungkin mulai dari
tampilan di kamera hingga bahasa tubuh yang juga akan dinilai oleh pewawancara
Pastikan posisi kamera sudah benar dan
membuat wajah terlihat dengan jelas. Posisikan kamera agar pas dengan wajah dan
memperlihatkan kesan profesional di dalam dirimu. Usahakan agar pewawancara
bisa melihatmu setengah badan atau sebatas siku. Duduklah dengan tegak dan
tenang, jangan terlalu dekat dengan kamera.
5.
Lihatlah ke arah kamera, bukan melihat wajah
pewawancara atau justru sibuk memerhatikan diri sendiri di layar kamera
Kebanyakan orang menatap lawan bicaranya di
layar komputer mereka. Padahal, untuk melakukan imitasi kontak mata dalam
percakapan video call, kamu harus menatap ke arah kamera komputermu. Apalagi
jika kamu terlalu sibuk memandangi diri sendiri di pojok layar komputer. Selain
pewawancara akan menilaimu narsis, terlalu sering memandangi diri sendiri juga
akan membuatmu menjadi kurang konsentrasi dalam melakukan presentasi atau
menjawab pertanyaan. Boleh sesekali memandang diri sendiri untuk mengoreksi
posisi, namun lebih banyaklah menatap pewawancara ke arah kamera.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar